DIDUGA RUMAH SAKIT UMUM SETIA BUDI LALAI, KORBAN TEMPUH JALUR HUKUM DAN SIAP MELAPORKAN

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIZKY, ORANG TUA DARI BAYI DAN ISTRINYA DI OPERASI Di RSU SETIA BUDI

RIZKY, ORANG TUA DARI BAYI DAN ISTRINYA DI OPERASI Di RSU SETIA BUDI

Repelita.online // Tebo – Pihak management RSU Setia Budi yang sebelum nya memberikan Klarifikasi kepada media ini, atas beredarnya informasi melalui media online dan sosial media, atas kelalaian pihak RSU dalam menangani bayi yang tidak memiliki lubang anus hingga mengakibat kan penindakan lanjutan berupa operasi terhadap bayi.

Eko dari management RSU Setia Budi mengatakan, ” apa yang diberitakan di luar sana, kami dari pihak rumah sakit menyatakan semuanya tidak sesuai. Karena kami dibilang tidak tanggap dan tutup mata, padahal dari pihak kita bahkan dari owner kami sudah langsung telephone pak risky orang tua dari bayinya. Kita pingin-nya bisa mediasi bareng-bareng setelah proses operasi selesai dan pulih. Dan untuk kronologi kasusnya sendiri, berikut dokter Desma atau dokter jaga kita yang menangani bayi itu secara langsung untuk menjelaskan”, tuturnya

IMG20251230122919-scaled DIDUGA RUMAH SAKIT UMUM SETIA BUDI LALAI, KORBAN TEMPUH JALUR HUKUM DAN SIAP MELAPORKAN
EKO.P Management RSU Setia Budi Saat di Konfirmasi di Rumah Sakit

Dokter Desma menjelaskan,” keluhan awalnya, bayi yang lahiran malam sebelum nya tersebut mengalami muntah-muntah, dan ketika saya periksa, ternyata perutnya distensi atau kembung, maka saya periksa dan carilah permasalahan pada bayinya. Betul itu anus nya memang ada, tapi kecil, maka saya anjurkan untuk dirujuk ke RSUD Hanafi untuk specialis bedah anak, karena di sini tidak ada dokter spesialis bedah anak, jadi kita urus lah, tapi masih menunggu proses semalaman, dan barulah pagi sekira jam 8.00 an kami rujuk ke RSUD Hanafi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika tim bertanya kronologi lengkapnya dan siapa-siapa tenaga medisnya, Eko dari management menegaskan ” setelah di operasi, dokter putri eh..dokter dona yang meng-observasi bayi tersebut dan hasilnya di beritahukan ke pada dokter anak yaitu Dokter Hikmah, maka setelah itu dirawat gabung dan bayi tersebut memang sudah Buang Air Besar (BAB) tapi memang lubang anusnya kecil. Keesokannya di lanjutkan lagi dengan Dokter Desma sebagai dokter jaga selanjutnya, dan ketika bayi ada masalah lainnya , maka di observasi lagi oleh dokter jaga dan di beritahukan kepada dokter anak dan di sarankan untuk operasi Bedah anak ke RSUD Hanafi Bungo, dan waktu lahiran sampai kepada rujukan nya itu, kurang lebih 24 jam lah dan yang kami sayangkan itu, bahwa dalam pemberitaan media, bayi tersebut tidak memiliki lubang anus”, tutupnya.

Sementara Rizky 30 tahun, ayah dari bayi saat di konfirmasi media ini “saya ingin menyampaikan kekecewaan terhadap sikap Direktur Rumah Sakit Setia Budi dan Owner nya, terhadap persoalan kelalaian tugas dokter menangani anak kandung saya saat proses lahiran. Saya di undang untuk klarifikasi permasalahan. Peristiwa tentang bayi lahir tanpa anus yang beredar di media sosial Facebook maupun pemberitaan media online”, tuturnya

IMG20251230115325-scaled DIDUGA RUMAH SAKIT UMUM SETIA BUDI LALAI, KORBAN TEMPUH JALUR HUKUM DAN SIAP MELAPORKAN
RSU Setia Budi di Jalan Pahlawan Poros Kelurahan Wiroto Agung Kecamatan Rimbo Bujang

” Owner RSU Setia Budi Siti Nurhasanah, melalui Eko prastiyo meminta agar saya, menghapus kabar yang beredar di media sosial. Dan saya pun mau menghapus yang di facebook jika 3 tuntutan saya di kabulkan. Kalau media online itu bukan wewenang saya”, ungkap rizky.

Adapun 3 poin yang di maksud antara lain;

1. Meminta kembalian atas kerugian yang timbul.

2. Evaluasi internal rumah sakit.

3. Jaminan agar kasus serupa tidak boleh terulang lagi.

Namun semua permintaan itu tidak membuah kan hasil dan gagal di mediasikan, lalu keesokan harinya pihak manajemen rumah sakit kembali menghubungi saudara Rizky dan terjadi lah cekcok saling adu argumen dengan pihak management Rsu Setia Budi.

” Tidak sampai disini ungkap rizky. Ingat bahwa permasalahan ini akan saya bawa kemana saja untuk mendapatkan keadilan. Peristiwa kelalaian ini acap kali terjadi, ada juga korban bayi sebelum nya yang berdomisili di rimbo ilir yang di tangani rumah sakit ini, lebih parah kecewa nya dari saya, bahkan cidera nya sampai sekarang. Saya akan Buat laporan dan tempuh jalur hukum atas kelalaian rumah sakit ini, agar tidak ada lagi korban lain di kemudian hari”, tutup nya. **(R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Aktivis Tuding Dinas LH Tebo Ragu Tindaklanjuti Dugaan Pengalihan Sungai di Lahan Bagong
Pelangsir BBM Bersubsidi Jenis Solar Bebas Beroperasi di SPBU 24-372-25 Jujuhan Kabupaten Bungo
KEJAKSAAN NEGERI TEBO PANGGIL PULUHAN SAKSI TERKAIT DUGAAN KORUPSI APBDes SUNGAI PANDAN
DUGAAN PUNGUTAN IURAN ASN DI BAZNAS TEBO DISOROT, TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN
Polsek Rimbo Bujang Akan Mediasi,Perkara Dugaan Penganiayaan Anak dibawah Umur di Taman Rivera Park
Polisi Kejar Pemilik Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar di Keluang Musi Banyuasin
AKSI BESAR DI TEBO: DUGAAN KORUPSI BAZNAS MELEDAK, APARAT DITANTANG BONGKAR TUNTAS
ANAK DIDUGA JADI KORBAN KEKERASAN DI TAMAN RIVERA PARK TEBO, LAPORAN RESMI MASUK POLISI

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 23:27 WIB

Aktivis Tuding Dinas LH Tebo Ragu Tindaklanjuti Dugaan Pengalihan Sungai di Lahan Bagong

Selasa, 7 April 2026 - 20:23 WIB

Pelangsir BBM Bersubsidi Jenis Solar Bebas Beroperasi di SPBU 24-372-25 Jujuhan Kabupaten Bungo

Selasa, 7 April 2026 - 18:52 WIB

KEJAKSAAN NEGERI TEBO PANGGIL PULUHAN SAKSI TERKAIT DUGAAN KORUPSI APBDes SUNGAI PANDAN

Minggu, 5 April 2026 - 08:57 WIB

DUGAAN PUNGUTAN IURAN ASN DI BAZNAS TEBO DISOROT, TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN

Sabtu, 4 April 2026 - 16:10 WIB

Polsek Rimbo Bujang Akan Mediasi,Perkara Dugaan Penganiayaan Anak dibawah Umur di Taman Rivera Park

Berita Terbaru