Muara Tebo – Proyek pembangunan saluran drainase di SD Al Washliyah Tebo, sudah retak padahal baru dibangun lewat APBD Provinsi Jambi tahun 2025.
Proyek ini diduga tidak sesuai spesifikasi dan memiliki banyak masalah. Informasi yang dihimpun, proyek ini dikerjakan oleh CV Berkah Bersama Sehati.
Menurut sumber rahasia, selain proyek yang sudah mengalami retak, mesin penghisap dalam bak penampung juga baru datang akhir Januari 2026. Padahal proyek tersebut merupakan anggaran tahun 2025 dan telah dicairkan 100 persen pada Desember lalu.
“Sudah datang terlambat, mesin ini juga tidak sesuai dengan spek baru. Ini harus diusut,” ungkapnya kepada Repelitaonline, Kamis (5/2/2026).
Lewat sistem informasi rencana umum pengadaan Dinas PUPR Provinsi Jambi, proyek pembangunan saluran drainase ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp460 juta.
Repelitaonline telah mengkonfirmasi pelaksana proyek dan kepala sekolah SD Al Washliyah, namun hingga berita ini ditayangkan belum ada respon.
Sementara itu, pihak Dinas PUPR Provinsi Jambi saat ini masih berupaya untuk dikonfirmasi terkait proyek yang diduga tidak sesuai spesifikasi ini.






