SINERGI BNN DAN KEMENDIKDASMEN HADIRKAN INTEGRASI KURIKULUM ANTI NARKOBA

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPALA BNN SUYUDI ARIO SETO saat meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN)

KEPALA BNN SUYUDI ARIO SETO saat meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN)

Repelita.online//Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari penguatan Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba sejak usia dini melalui jalur pendidikan formal.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (12/2), di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, ini diikuti sekitar 650 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah pusat dan daerah, satuan pendidikan, serta para pemangku kepentingan terkait.

Peluncuran kurikulum ini menjadi penegasan komitmen BNN dalam memperkuat pencegahan narkoba melalui jalur pendidikan dengan mengintegrasikan materi anti narkoba ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, tanpa menambah mata pelajaran baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan hanya seremonial biasa, tetapi sebagai bentuk manifestasi kerja kolektif Kita semua bahwa negara telah membangun benteng intelektual dan moral bagi generasi penerus bangsa,” tegas Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.

Langkah integrasi kurikulum anti narkoba ini dinilai Kepala BNN RI strategis dalam membangun kesadaran, sikap, dan ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba, sekaligus memperkuat upaya pencegahan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Sementara itu, Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya berharap integrasi kurikulum ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkarakter.

“Program ini Kami harapkan dapat membangun generasi yang kuat dengan menciptakan lingkungan sekolah dan budaya hidup yang sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian awal dari langkah kecil yang dilakukan Kemendikdasmen bersama BNN untuk berkontribusi dalam membangun pendidikan bermutu guna menghasilkan generasi yang hebat dan kuat. **(R)

Sumber Berita: BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM pada 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang
Dankorbrimob Polri Pimpin Tradisi Kehormatan di Mako Korbrimob, 1.008 Bhayangkara Muda Resmi Perkuat Korps Brimob
KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik
Kepala Daerah Dilarang Perjalanan Ke Luar Negeri Selama Hari Raya IdulFitri 1447 H.
Seskab Teddy: Bantah MBG kurangi Program & Anggaran Pendidikan, bahkan ditambah.
OJK TUNTASKAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PERBANKAN DI PT BPR PANCA DANA
Silaturahmi Dan Reses Komite I DPD RI Di Polda Jambi Bahas Sinergitas Penanganan Narkotika
Puji Capaian Diplomasi Dagang Presiden Prabowo, Sultan: Perkuat Pengembangan Koperasi Merah Putih

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:28 WIB

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM pada 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:24 WIB

Dankorbrimob Polri Pimpin Tradisi Kehormatan di Mako Korbrimob, 1.008 Bhayangkara Muda Resmi Perkuat Korps Brimob

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:43 WIB

KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:43 WIB

Kepala Daerah Dilarang Perjalanan Ke Luar Negeri Selama Hari Raya IdulFitri 1447 H.

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:40 WIB

Seskab Teddy: Bantah MBG kurangi Program & Anggaran Pendidikan, bahkan ditambah.

Berita Terbaru