Terpantau…Miliyaran Pengadaan Barang RSUD Sultan Thaha Syaifudin Tebo Tahun 2025 Belum Selesai

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terpantau Banyak Paket Pengadaan RSUD Tebo melalui E-katalog TA.2025 Belum Selesai.

Terpantau Banyak Paket Pengadaan RSUD Tebo melalui E-katalog TA.2025 Belum Selesai.

Repelita.online // TEBO – Pelaksanaan proyek pengadaan barang tahun anggaran 2025 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Thaha Syaifudin Tebo kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, memasuki bulan Februari 2026, beberapa paket pengadaan yang bersumber dari APBD 2025 tersebut diduga belum tuntas dikerjakan, bahkan beberapa di antaranya masih tertahan pada tahapan administrasi kontrak.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat total 259 paket pengadaan dengan pagu anggaran mencapai Rp 24.820.694.838. Pengadaan ini dilakukan melalui sistem E-Katalog 5.0, namun realisasinya di lapangan dinilai lamban dan melewati tahun anggaran yang seharusnya.

– Proses Kontrak PPK Jadi Kendala Utama

Hingga saat ini, sejumlah proyek bernilai Miliaran Rupiah diketahui masih berstatus Proses Kontrak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas perencanaan dan pengawasan di lingkungan RSUD Sultan Thaha Syaifudin.

Berikut adalah beberapa paket pengadaan sistem E-Katalog yang menjadi sorotan karena diduga molor:

1. Pengadaan Barang Sistem Kamera – Laparoskopi Rp 2.204.309.379, kode RUP 55902018 Tahun 2025 E-Katalog 5.0 APBD oleh PT.B.BRAUN MEDICAL INDONESIA masih PROSES KONTRAK PPK.

2. Pengadaan Barang Pelaksana PPK Rp 1.208.550.000,kode RUP 54143090 Tahun 2025 E-Katalog 5.0 APBD oleh GARDA KOSONG LIMA masih PROSES KONTRAK PPK.

3. Pengadaan Barang Carescape R860 Discovery Rp 1.844.000.000, kode RUP 55902015 Tahun 2025 E-Katalog 5.0 APBD oleh GE OPERATIONS INDONESIA masih PROSES KONTRAK PPK.

4. Pengadaan Barang MEGAL Electric Bed 4 Motor with Scale, MOSHA, MA03-04 + MAM-06 + MABC-02 + MAOB-02 Rp 293.000.000, kode RUP 55902015 Tahun 2025 E-Katalog 5.0 APBD oleh PT. Megah Alkesindo masih PROSES KONTRAK PPK.

Screenshot_2026-02-16-17-07-31-19_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12 Terpantau...Miliyaran Pengadaan Barang RSUD Sultan Thaha Syaifudin Tebo Tahun 2025 Belum Selesai
Tampak pada sistem E-katalog selalu Update setiap hari.

Dampak Terhadap Layanan Kesehatan

Keterlambatan ini dikhawatirkan akan berdampak langsung pada optimalisasi layanan kesehatan di RSUD Sultan Thaha Syaifudin. Alat-alat medis canggih seperti sistem kamera laparoskopi dan unit Carescape R860 Discovery seharusnya sudah dapat dioperasikan untuk melayani masyarakat Tebo sejak akhir tahun lalu.

Direktur RSUD Sultan Thaha Syaifudin, dr. Oktavienni, saat dikonfirmasi tentang dugaan keterlambatan proses kontrak yang melampaui tahun anggaran tersebut melalui pesan Whatsapp, ia menjawab sudah selesai semua, PPK tinggal Upload ke system.

Saat ditanya kapan waktu penyelesaiannya dan apakah pengadaan Barangnya sudah diterima oleh pihak RSUD STS Tebo, DIrektur RSUD STS Tebo tidak merespon.

Sementara itu, sesuai data yang terpantau, Sistem E-katalog tersebut selalu Up-date setiap hari. Seharusnya pengadaan dengan sistem E-Katalog  membuat proses pengadaan bisa lebih cepat dan transparan. Jika hingga Februari 2026 masih dalam proses kontrak, ini merupakan preseden buruk bagi Pejabat pengadaan barang dan jasa di daerah dan tentu akan ada perbedaan laporan keuangan telah tutup buku hingga 31 Desember tahun anggaran dengan realisasi anggaran sebenarnya. **(R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Aktivis Tebo Curigai Proyek Pengadaan Sistem E-katalog di RSUD STS Tebo 2025 Belum Selesai, Diduga Sudah Dicairkan 100 %
LAPORAN RUMAH SAKIT UMUM SETIA BUDI RESMI MASUK TAHAP PENYELIDIKAN OLEH POLRES TEBO
Viral Di Grup Media Sosial,Ini Klarifikasi Kades Tambun Arang Terkait Videonya
Bung Ogol: Poslab Labuhanbatu Siap Bersaing di Liga 4 Sumut 2026, Prioritaskan Pemain Lokal
Gerak Cepat…Polsek Rimbo Bujang Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Perintis.
Dugaan Pengalihan Sungai di Lahan Pribadi, Tim PPNS DLH-Hub Tebo Lakukan Penyelidikan
Proyek Pembangunan Oprit Jembatan Desa Teluk Kayu Putih Terkesan Asal Jadi
Wops! Nama Gubernur Disebut-sebut di Sidang Korupsi DAK Disdik Provinsi Jambi

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:26 WIB

Aktivis Tebo Curigai Proyek Pengadaan Sistem E-katalog di RSUD STS Tebo 2025 Belum Selesai, Diduga Sudah Dicairkan 100 %

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:42 WIB

LAPORAN RUMAH SAKIT UMUM SETIA BUDI RESMI MASUK TAHAP PENYELIDIKAN OLEH POLRES TEBO

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:50 WIB

Viral Di Grup Media Sosial,Ini Klarifikasi Kades Tambun Arang Terkait Videonya

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:03 WIB

Bung Ogol: Poslab Labuhanbatu Siap Bersaing di Liga 4 Sumut 2026, Prioritaskan Pemain Lokal

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:44 WIB

Gerak Cepat…Polsek Rimbo Bujang Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Perintis.

Berita Terbaru