Berikut Klarifikasi Dari Pesantren Al-Inayah 3

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI PENGAJIAN SANTRI DI AL-INAYAH 3 PUTRA

ILUSTRASI PENGAJIAN SANTRI DI AL-INAYAH 3 PUTRA

TEBO – Seorang santri berinisial M.R (15) harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah senior di asrama Pondok Pesantren Al-Inayah yang berada di Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.

Korban saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Jabal Rahmah akibat mengalami sakit pada bagian perut dan muntah-muntah setelah diduga dipukul serta diinjak-injak oleh para seniornya.

Berikut klarifikasi penuh dari pihak Pesantren Al-inayah 3 menanggapi permasalahan tersebut ;

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

file_0000000063047208a76cd801f85d6404 Berikut Klarifikasi Dari Pesantren Al-Inayah 3
ILUSTRASI VERSI KARIKATUR, SEORANG SANTRI DI PUKULI HINGGA MASUK RUMAH SAKIT.

” Selamat siang Bang, saya mewakili pihak Pesantren Al Inayah 3 ingin menyampaikan klarifikasi terkait informasi yang sedang beredar.

Memang benar telah terjadi perkelahian antara dua santri pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di area asrama. Pagi harinya korban melapor kepada pengawas pesantren, dan pihak pesantren langsung membawa korban ke dokter terdekat untuk pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan dokter umum, disampaikan bahwa korban mengalami muntah yang kemungkinan disebabkan oleh asam lambung yang naik. Tidak ditemukan muntah darah ataupun tanda kondisi darurat, namun dokter tetap menyarankan pemeriksaan lanjutan ke dokter spesialis penyakit dalam apabila diperlukan.

Pihak pesantren juga langsung menghubungi keluarga korban dan keluarga santri yang terlibat. Dari komunikasi awal, keluarga korban menyampaikan bahwa permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Saat ini pihak pesantren juga siap memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik.

Perlu kami sampaikan juga bahwa pesantren telah melakukan pengawasan dengan maksimal, di antaranya melalui pemasangan CCTV yang aktif 24 jam di berbagai titik serta penugasan 2-3 guru pengawas di setiap kompleks asrama.

Saat ini pihak pesantren juga telah mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat untuk memastikan kondisi korban serta melanjutkan proses komunikasi dan penyelesaian bersama keluarga.

Kami sangat terbuka apabila rekan media ingin melakukan konfirmasi langsung kepada pihak pesantren agar informasi yang disampaikan kepada publik dapat lebih utuh dan berimbang”, balasannya.

Namun orang tua korban, saat memberikan informasi melalui telepon seluler mengatakan, “Itu pesantren mau lepas tangan kalau begitu, anak saya di keroyok oleh beberapa orang, bukan satu lawan satu. Memang ada pihak Pesantren yang datang, namun belum ada proses untuk penyelesaian tentang masalah ini”,tutupnya.**(R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Camat Serai Serumpun Benarkan Temuan BPK, Ahli Waris ASN Pj Kades Sepakat Kembalikan Kelebihan Tunjangan
Tunjangan ASN Pj Kepala Desa Di Kecamatan Serai Serumpun Jadi Temuan, Camat Ratno Memilih Bungkam.
Pemda Muara Jambi Kehilangan Potensi Pendapatan BPHTB Sebesar Rp3,4 Miliar Di Tengah Efisiensi.
Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif
SMAN 17 Tebo Gelar Penerimaan Tamu Ambalan, Perkuat Karakter, Jiwa Kepemimpinan, dan Semangat Kebersamaan Pramuka
RSUD STS Tebo Banyak Terima Tawaran Perbankan Terkait Simpanan BLUD
Khitanan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Jadi Jembatan Permasyarakatan Jambi Bangun Hubungan Baik dengan Masyarakat
Beton Pondasi e-Parkir di Pasar Sarinah Tebo Dirusak Massa, Penolakan Masyarakat Muncul

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:12 WIB

Camat Serai Serumpun Benarkan Temuan BPK, Ahli Waris ASN Pj Kades Sepakat Kembalikan Kelebihan Tunjangan

Senin, 20 Juli 2026 - 16:45 WIB

Tunjangan ASN Pj Kepala Desa Di Kecamatan Serai Serumpun Jadi Temuan, Camat Ratno Memilih Bungkam.

Senin, 20 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pemda Muara Jambi Kehilangan Potensi Pendapatan BPHTB Sebesar Rp3,4 Miliar Di Tengah Efisiensi.

Senin, 20 Juli 2026 - 11:38 WIB

Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif

Senin, 20 Juli 2026 - 11:30 WIB

SMAN 17 Tebo Gelar Penerimaan Tamu Ambalan, Perkuat Karakter, Jiwa Kepemimpinan, dan Semangat Kebersamaan Pramuka

Berita Terbaru