REPELITA.ONLINE – Proses tender proyek pembangunan Jalan Simpang Logpon–Simpang Sawmil yang dibiayai melalui APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026 senilai Rp6,55 miliar terus berjalan. Proyek yang berada di Kabupaten Tebo tersebut saat ini telah memasuki tahapan evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga.
Pembangunan ruas jalan ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat Desa Jaya Mulia SLAMET RIYADI sekaligus calon Kepala Desa Jaya Mulia, Kecamatan Rimbo Bujang. Menurutnya, proyek tersebut sangat dinantikan masyarakat karena menjadi salah satu akses utama yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.
“Jalan Simpang Logpon–Simpang Sawmil merupakan akses penting bagi masyarakat. Kami sangat mendukung program pembangunan ini agar dapat segera terealisasi dan berjalan lancar sesuai dengan perencanaan. Infrastruktur jalan yang baik akan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga serta memperlancar akses transportasi masyarakat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket pekerjaan dengan kode tender 10132662000 tersebut memiliki nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp6.549.300.000 dan diikuti oleh 17 peserta tender. Proyek ini menggunakan metode Pascakualifikasi Satu File dengan Sistem Harga Terendah Gugur.
Dalam dokumen pekerjaan, pembangunan jalan tersebut meliputi pekerjaan mobilisasi, galian dan timbunan, lapis pondasi agregat kelas A, pekerjaan perkerasan aspal berupa AC-BC dan AC-WC, pekerjaan struktur beton, hingga pemeliharaan jalan.
Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Bidang Bina Marga menargetkan proses penetapan pemenang tender pada 11 Juni 2026, sebelum dilanjutkan ke tahap penandatanganan kontrak pada 18–24 Juni 2026.
Masyarakat berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan mengingat keberadaan ruas Jalan Simpang Logpon–Simpang Sawmil dinilai strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang dan sekitarnya. **(R)








