REPELITA.ONLINE – Bareskrim Polri bersama PT PLN (Persero) mengungkap hasil investigasi awal terkait gangguan sistem kelistrikan atau blackout yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan gangguan dipicu faktor teknis dan cuaca ekstrem, tanpa ditemukan indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan.
Tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Puslabfor Polri, Polda Jambi, dan PLN telah melakukan investigasi langsung di lokasi jaringan transmisi yang mengalami gangguan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil identifikasi awal, gangguan terjadi pada jalur transmisi SUTET 275 KV yang terdampak cuaca buruk sehingga memicu ketidakstabilan sistem kelistrikan Sumatera.
Pemeriksaan di lapangan menemukan kabel transmisi yang putus, namun kondisi struktur tower secara umum masih baik. Analisis awal menunjukkan pola kerusakan tidak mengarah pada tindakan sabotase, melainkan diduga akibat faktor mekanis, cuaca ekstrem, atau gangguan teknis lainnya yang masih didalami melalui uji laboratorium forensik.
Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan bukti yang mengarah pada tindakan kriminal. Polri bersama PLN terus melakukan pendalaman secara ilmiah untuk memastikan penyebab pasti gangguan tersebut sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, PLN memastikan proses pemulihan telah berjalan sukses dan seluruh sistem kelistrikan Sumatera kini kembali beroperasi normal. Sinergi antara Polri dan PLN dalam investigasi ini menjadi bentuk komitmen menghadirkan kepastian informasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan nasional. **(R)
Sumber Berita: Divisi Humas Polri








