Repelita.online, Tebo – Pengadaan souvenir di lingkungan Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo menjadi sorotan publik setelah muncul data anggaran yang mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan rincian belanja kegiatan kantor, tercatat pengadaan suvenir/cendera mata dengan nilai sebagai berikut:
- Rp 220.890.000
- Rp 110.445.000
- Rp 54.390.000
Total anggaran tersebut menembus angka lebih dari Rp 385 juta, yang memicu pertanyaan dari berbagai kalangan terkait peruntukan dan urgensi pengadaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pihak menilai bahwa transparansi penggunaan anggaran sangat diperlukan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Terlebih, pengadaan souvenir dalam jumlah besar dinilai perlu penjelasan rinci, termasuk siapa penerima, dalam rangka kegiatan apa, serta manfaat yang dihasilkan bagi daerah.
“Penggunaan anggaran harus jelas dan terbuka. Jangan sampai menimbulkan tanda tanya di masyarakat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai detail penggunaan anggaran tersebut. Publik berharap Sekretariat Daerah Kabupaten Tebo dapat memberikan klarifikasi agar tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.
Isu ini pun menjadi perhatian, terutama dalam konteks pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Masyarakat kini menunggu penjelasan: souvenir ratusan juta itu sebenarnya untuk siapa?. **(R)








