BPBD Bungo dalam Sorotan: Konflik Internal, Penggadaian Aset, dan Tata Kelola Keuangan yang Dipertanyakan

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA BUNGO — Konflik internal di BPBD–Kesbangpol Kabupaten Bungo kembali mencuat setelah Kabid Darlog Tejo terpaksa menggadaikan 1 unit Fire Jeep (Toyota Hilux), 1 unit Motor Honda Verza, dan 2 unit Laptop operasional. Sumber internal menyebutkan, tindakan ini merupakan upaya terakhir menutupi kekurangan dana operasional BBM dan SPPD yang habis digunakan untuk kepentingan pimpinan, Zainadi, S.Pd MM.

Ketegangan tidak hanya muncul dari tekanan pimpinan. Kabid Darlog sebelumnya, Gunawan, S.Sos, menolak membuat SPJ fiktif, yang menurut sumber internal, memicu tindakan disipliner yang dianggap tidak objektif. Penolakan ini menjadi pemicu awal konflik internal yang kini merembet ke pegawai lapangan dan tenaga sukarela (TRC/TKS).

Situasi memuncak ketika Tejo dipukul oleh penagih hutang terkait aset yang digadaikan. Insiden ini sempat meluas dan memicu kegaduhan internal, menyoroti lemahnya pengawasan KPA. Sistem keuangan di BPBD tidak memfasilitasi peran KPA secara optimal, sehingga pengawasan penggunaan dana proyek, DSP, dan operasional pemadaman kebakaran tidak berjalan efektif. Akibatnya, sebagian alokasi BBM justru digunakan untuk kepentingan pimpinan, bukan petugas lapangan yang menjadi ujung tombak pemadaman kebakaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek kebencanaan senilai Rp 82 juta dan dana DSP ±Rp 500 juta juga menjadi sorotan. Praktik pengelolaan yang tidak transparan ini membuka celah potensi tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Pengamat tata kelola pemerintahan menyatakan, “Situasi ini memperlihatkan lemahnya kontrol internal dan risiko penyalahgunaan wewenang di level pimpinan. Aparat penegak hukum perlu menindaklanjuti agar akuntabilitas dan transparansi tetap terjaga.”

Hingga kini, Zainadi, S.Pd MM, belum memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan penggadaian aset dan pengelolaan dana proyek. Publik menunggu langkah tegas, baik dari internal pemerintah maupun aparat penegak hukum, untuk mengembalikan kepercayaan terhadap pengelolaan aset dan anggaran daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pelangsir BBM Bersubsidi Jenis Solar Bebas Beroperasi di SPBU 24-372-25 Jujuhan Kabupaten Bungo
KEJAKSAAN NEGERI TEBO PANGGIL PULUHAN SAKSI TERKAIT DUGAAN KORUPSI APBDes SUNGAI PANDAN
DUGAAN PUNGUTAN IURAN ASN DI BAZNAS TEBO DISOROT, TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN
Polsek Rimbo Bujang Akan Mediasi,Perkara Dugaan Penganiayaan Anak dibawah Umur di Taman Rivera Park
Polisi Kejar Pemilik Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar di Keluang Musi Banyuasin
AKSI BESAR DI TEBO: DUGAAN KORUPSI BAZNAS MELEDAK, APARAT DITANTANG BONGKAR TUNTAS
ANAK DIDUGA JADI KORBAN KEKERASAN DI TAMAN RIVERA PARK TEBO, LAPORAN RESMI MASUK POLISI
Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM pada 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:23 WIB

Pelangsir BBM Bersubsidi Jenis Solar Bebas Beroperasi di SPBU 24-372-25 Jujuhan Kabupaten Bungo

Selasa, 7 April 2026 - 18:52 WIB

KEJAKSAAN NEGERI TEBO PANGGIL PULUHAN SAKSI TERKAIT DUGAAN KORUPSI APBDes SUNGAI PANDAN

Minggu, 5 April 2026 - 08:57 WIB

DUGAAN PUNGUTAN IURAN ASN DI BAZNAS TEBO DISOROT, TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN

Kamis, 2 April 2026 - 13:20 WIB

Polisi Kejar Pemilik Sumur Minyak Ilegal yang Terbakar di Keluang Musi Banyuasin

Rabu, 1 April 2026 - 10:01 WIB

AKSI BESAR DI TEBO: DUGAAN KORUPSI BAZNAS MELEDAK, APARAT DITANTANG BONGKAR TUNTAS

Berita Terbaru