Repelita.online, JAMBI – Sampai hari ini, akses layanan M-Banking Bank Jambi tak kunjung bisa diakses oleh nasabah. Salah seorang nasabah Bank Jambi, Wira Dani Damanik pun kesal bukan main, selaku nasabah menurutnya insiden ini telah banyak menimbulkan keresahan tak berujung.
Kalau menurut Wira, awalnya pada Minggu (22/02/2026) lalu ia mendapat informasi dari rekan-rekannya dan juga media sosial layanan elektronik bank Jambi yang non aktif. Yang kemudian diperparah dengan pengakuan banyak nasabah yang mendadak kehilangan saldo.
”Setelah saya cek, di M-Banking Bank Jambi saya. Memang ga bisa diakses, sampai sekarang,” ujar Wira saat ngopi santai di kede Kopi Mansur, JBC, Rabu, (25/02/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia pun menekankan bahwa kekesalannya bukan hanya persoalan ketidakpastian akan saldo rekeningnya. Namun merasa miris dengan rentannya sistem Bank Jambi, sangking rentannya layanan bahkan nonaktif hingga kini.
Hal tersebut dipandang sangat berdampak trust (kepercayaan) masyarakat untuk menyimpan uang di Bank Jambi. “Kan kalau sudah gini, saya yakin bukan hanya saya aja yang ragu untuk menabung di Bank Jambi ke depan. Melainkan seluruh masyarakat Jambi,” katanya.
Kepada jajaran pengambil kebijakan di Bank Jambi ia pun mendesak agar secepat mungkin membuka permasalahan ini ke publik dengan sejelas-jelasnya. Dan juga melakukan pembenahan sistem.
”Sampai hari ini kita belum ada mendengar pihak Bank Jambi mengumumkan ke Publik berapa nilai saldo nasabah yang terkuras. Sebagai badan yang fondasi utamanya adalah kepercayaan (trust) kita mendorong transparansi dari Bank Jambi,” katanya. **(R)








