DLH-Hub Tebo Akui Belum Bisa Pastikan Dugaan Pengalihan Sungai di Rimbo Ulu

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAT DLH-HUB TEBO KEPADA PELAPOR.

SURAT DLH-HUB TEBO KEPADA PELAPOR.

REPELITA.ONLINE – Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH-Hub) Kabupaten Tebo akhirnya angkat bicara terkait dugaan pengalihan alur sungai di kawasan lahan Bagong, Desa Sido Rukun, Kecamatan Rimbo Ulu.

Berdasarkan surat resmi DLH-Hub Tebo tertanggal 8 April 2026 yang merujuk pada hasil koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi, disebutkan bahwa hasil pemantauan lapangan belum dapat menyimpulkan adanya pengalihan alur sungai.

Dalam surat tersebut dijelaskan, tim pemantauan yang terdiri dari BWS Sumatera VI, DLH-Hub Tebo, Dinas PUPR, serta pihak desa telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada 10 Maret 2026. Namun, hasil observasi di lapangan dinilai belum cukup kuat untuk memastikan adanya perubahan alur sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan utama yang disampaikan adalah tidak tersedianya data awal (baseline) yang menunjukkan kondisi asli sungai sebelum adanya aktivitas di lokasi tersebut.

DLH-Hub Tebo dalam surat tersebut justru meminta pelapor untuk melengkapi data pendukung, khususnya terkait kondisi awal alur sungai, guna memperkuat indikasi perubahan yang dilaporkan.

Hal ini memunculkan sorotan dari kalangan pemerhati lingkungan. Mereka menilai, ketiadaan data awal tidak seharusnya menjadi alasan berhentinya proses penelusuran, melainkan menjadi dasar untuk melakukan investigasi yang lebih mendalam.

“Kalau data awal tidak ada, justru di situlah peran negara harus hadir. Jangan sampai ini jadi celah untuk mengaburkan dugaan pelanggaran,” ujar salah satu sumber.

Sementara itu, Shahril RA Permata sebagai pelapor juga mengakui bahwa keterbatasan data menjadi kendala utama dalam mendorong pengusutan kasus ini.

“Kito belum punya alur asli sungai tu. Kalo ado, tentu lebih kuat untuk kita dorong,” ungkapnya.

Publik kini menunggu langkah lanjutan dari instansi terkait, apakah akan melakukan pendalaman investigasi atau justru berhenti pada kesimpulan sementara akibat keterbatasan data. **(R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Camat Serai Serumpun Benarkan Temuan BPK, Ahli Waris ASN Pj Kades Sepakat Kembalikan Kelebihan Tunjangan
Tunjangan ASN Pj Kepala Desa Di Kecamatan Serai Serumpun Jadi Temuan, Camat Ratno Memilih Bungkam.
Pemda Muara Jambi Kehilangan Potensi Pendapatan BPHTB Sebesar Rp3,4 Miliar Di Tengah Efisiensi.
Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif
SMAN 17 Tebo Gelar Penerimaan Tamu Ambalan, Perkuat Karakter, Jiwa Kepemimpinan, dan Semangat Kebersamaan Pramuka
RSUD STS Tebo Banyak Terima Tawaran Perbankan Terkait Simpanan BLUD
Khitanan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Jadi Jembatan Permasyarakatan Jambi Bangun Hubungan Baik dengan Masyarakat
Beton Pondasi e-Parkir di Pasar Sarinah Tebo Dirusak Massa, Penolakan Masyarakat Muncul

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:12 WIB

Camat Serai Serumpun Benarkan Temuan BPK, Ahli Waris ASN Pj Kades Sepakat Kembalikan Kelebihan Tunjangan

Senin, 20 Juli 2026 - 16:45 WIB

Tunjangan ASN Pj Kepala Desa Di Kecamatan Serai Serumpun Jadi Temuan, Camat Ratno Memilih Bungkam.

Senin, 20 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pemda Muara Jambi Kehilangan Potensi Pendapatan BPHTB Sebesar Rp3,4 Miliar Di Tengah Efisiensi.

Senin, 20 Juli 2026 - 11:38 WIB

Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif

Senin, 20 Juli 2026 - 11:30 WIB

SMAN 17 Tebo Gelar Penerimaan Tamu Ambalan, Perkuat Karakter, Jiwa Kepemimpinan, dan Semangat Kebersamaan Pramuka

Berita Terbaru