UPDATE! Korban Keracunan MBG Bertambah Jadi 85, Dua Merupakan Guru

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengeti – Korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi bertambah jadi 85 orang. Dua di antaranya merupakan guru, yang mencicipi makanan sebelum disajikan kepada siswanya.

Korban diprediksi terus bertambah, di mana seja sore korban keracunan MBG terus bertambah. Para korban dirawat di RSUD Ahmad Ripin Sengeti.

Insiden keracunan MBG ini terjadi pada Jumat, (30/01/2026). Setidaknya ada 7 sekolah yang terdampak akibat sajian menu soto pihak SPPG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wajah lesu diiringi isak tangis orangtua saat mendampingi anaknya dirawat menyelimuti suasana di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Ahmad Ripin.

Bukan hanya siswa yang jadi korban, tetapi nenek dan adik siswa turut jadi korban, usai menyantap makanan sisa yang dibawa ke rumah.

Sebelumnya, Yayasan Aziz Rukiyah Amanah, sebagai pengelola SPPG ini mengklaim semua makanan yang disajikan telah sesuai aturan dan standar operasional.

Menu yang disajikan kepada siswa merupakan soto. Pihak SPPG membantah makanan sudah basi dan hasil daur ulang.

“Sudah sesuai aturan. Kita juga masih mendata. Total kita layani 28 sekolah,” ucap Akbar Amrullah, Kepala SPPG Sengeti.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno usai menjenguk para korban meyakinkan bahwa seluruhnya akan dirawat intensif.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menjamin seluruh biaya perobatan akan ditanggung pemerintah.

“Kita fokus pada penanganan dulu. Semuanya gratis,” ucap Bambang.

Satu di antara orangtua Siswa, Riska, menyampaikan gejala terhadap anaknya terlihat usai pulang dari sekolah.

Anaknya mengalami sakit dada, muntah-muntah hingga mencret. Awalnya ia mengira ini penyakit biasa. Namun setelah tidak mengalami perubahan, akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Riska menyadari bahwa anaknya keracunan setelah anak tetangganya mengalami hal serupa.

Kondisi ini membuatnya, trauma akan program MBG yang membuatnya kuatir dengan kondisi anaknya.

“Kalau bisa tidak usah lagi ada MBG,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Naniek Deyang
Tokoh Masyarakat Jaya Mulia Dukung Proyek Jalan Simpang Logpon–Simpang Sawmil Senilai Rp6,55 Miliar
Tim Pemenangan Cakades Nomor Urut 3 Laporkan Dugaan Pelanggaran Kampanye ke Pengawas Pemilihan Desa Jaya Mulya
UPDATE APBD KABUPATEN TEBO MEI 2026: REALISASI BELANJA CAPAI Rp68,74 MILIAR, BELANJA MODAL MASIH RENDAH
Bantuan Sapi Presiden Tiba di Tebo, Bupati Dijadwalkan Hadiri Penyerahan di Rimbo Bujang
INVESTIGASI AWAL BLACKOUT LISTRIK SUMATERA,POLISI PASTIKAN TIDAK ADA SABOTASE
Polres Bungo Gagalkan Pengiriman Emas Diduga Hasil Tambang Ilegal ke Sumatera Utara
Remaja Putri Diduga Terlibat Perkelahian di Pasar Aur Cino, Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:48 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Naniek Deyang

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:19 WIB

Tokoh Masyarakat Jaya Mulia Dukung Proyek Jalan Simpang Logpon–Simpang Sawmil Senilai Rp6,55 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:23 WIB

Tim Pemenangan Cakades Nomor Urut 3 Laporkan Dugaan Pelanggaran Kampanye ke Pengawas Pemilihan Desa Jaya Mulya

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:41 WIB

UPDATE APBD KABUPATEN TEBO MEI 2026: REALISASI BELANJA CAPAI Rp68,74 MILIAR, BELANJA MODAL MASIH RENDAH

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:18 WIB

Bantuan Sapi Presiden Tiba di Tebo, Bupati Dijadwalkan Hadiri Penyerahan di Rimbo Bujang

Berita Terbaru

MENTERI PRAS SAAT MENGUMUMKAN PERGANTIAN KEPALA BADAN GIZI NASIONAL TERBARU.

Breaking News

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Naniek Deyang

Selasa, 2 Jun 2026 - 21:48 WIB