Sinergi Lapas dan Baznas Ubah Rumah Tak Layak Jadi Hunian Layak

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi antara Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menghadirkan secercah harapan baru bagi masyarakat kurang mampu. Program bedah rumah ini tidak hanya membangun fisik hunian, tetapi juga menghidupkan kembali harapan dan martabat kehidupan, dengan melibatkan warga binaan sebagai tenaga teknis.

Program tersebut menyasar rumah milik Suyono, yang selama ini tinggal di hunian sederhana berukuran 4×6 meter dengan kondisi jauh dari kata layak. Rumah itu hanya memiliki satu kamar dengan fasilitas terbatas dan tanpa dapur yang memadai.

Dalam kolaborasi ini, BAZNAS Tanjung Jabung Timur menyediakan seluruh kebutuhan bahan bangunan. Sementara itu, Lapas Narkotika Muara Sabak mengerahkan “Pasukan Merah Putih”, yakni warga binaan yang telah memiliki keterampilan konstruksi, terlatih, bahkan telah mengantongi sertifikasi keahlian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berkat semangat gotong royong, rumah tersebut kini mengalami perubahan signifikan. Dari ukuran awal 4×6 meter, kini berdiri rumah baru berukuran 4×8 meter yang dilengkapi dua kamar tidur serta dapur yang layak. Perubahan ini tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kebanggaan bagi penghuninya.

Suyono, penerima manfaat, tak kuasa menahan haru. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya.

“Dulu rumah saya sempit dan sering bocor kalau hujan. Sekarang sudah bagus, ada dua kamar, dapur juga layak. Saya tidak pernah membayangkan bisa punya rumah seperti ini. Terima kasih untuk semua pihak, terutama BAZNAS dan Lapas,” ujarnya.

Ketua BAZNAS Tanjung Jabung Timur, Drs. H. Syarifudin, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kami percaya zakat tidak hanya soal bantuan, tetapi juga tentang mengangkat harkat hidup masyarakat. Kolaborasi dengan Lapas ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektor mampu memberikan dampak luar biasa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, M. Askari Utomo, menyampaikan bahwa keterlibatan warga binaan merupakan bagian dari pembinaan kemandirian.

“Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali keterampilan agar dapat kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang bermanfaat. Melalui program ini, mereka berkontribusi nyata dan merasa dihargai,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Pasukan Merah Putih” menjadi simbol bahwa warga binaan mampu menjadi agen perubahan, bahkan dalam keterbatasan.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar. Ia menyebut program ini sebagai inovasi pembinaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ini bukan sekadar bedah rumah, tetapi bedah kehidupan. Kita melihat bagaimana pembinaan di lapas bisa menyentuh masyarakat secara nyata. Inilah wajah pemasyarakatan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Keberhasilan program ini bahkan mendapat perhatian dan pujian dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi, Kalapas Narkotika Muara Sabak bersama jajaran Kanwil Ditjenpas Jambi diundang secara khusus untuk menerima penghargaan atas inovasi dan kontribusi sosial tersebut.

Program ini menjadi bukti bahwa di balik tembok lapas, tumbuh semangat perubahan, kepedulian, dan harapan. Kolaborasi antara Lapas dan BAZNAS diharapkan terus berlanjut serta menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pelaku Pencurian Dilepaskan, Kapolsek Rimbo Bujang: Telah Diterapkan Restoratif Justice dan Korban Cabut Laporan
UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi TEGAS TINDAK OKNUM DOSEN TERKAIT DUGAAN KASUS
Diduga Tak Terdaftar di Samsat, Bupati Tebo Masih Pakai Kendaraan Dinas Berpelat BH 1 W Lama.
Lapas Kelas IIA Jambi Beri Hak Integrasi kepada Dua Warga Binaan, Wujud Nyata Sistem Pembinaan
TERPANTAU…JALAN SIMP.SOMEL-SIMP.LOGPON AKAN SEGERA DI ASPAL
Malam Takbiran 1447 H, Polda Jambi Siagakan Personel Demi Keamanan Masyarakat
Kasus Asusila di Pengadilan Tebo,Tumenggung Bujang Rimbo Putusan 3 Bulan 10 Hari.
KAPOLDA JAMBI TURUT HADIRI SIDANG WILAYAH PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA WILAYAH JAMBI

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:25 WIB

Pelaku Pencurian Dilepaskan, Kapolsek Rimbo Bujang: Telah Diterapkan Restoratif Justice dan Korban Cabut Laporan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:27 WIB

UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi TEGAS TINDAK OKNUM DOSEN TERKAIT DUGAAN KASUS

Sabtu, 25 April 2026 - 11:50 WIB

Diduga Tak Terdaftar di Samsat, Bupati Tebo Masih Pakai Kendaraan Dinas Berpelat BH 1 W Lama.

Kamis, 23 April 2026 - 16:23 WIB

Sinergi Lapas dan Baznas Ubah Rumah Tak Layak Jadi Hunian Layak

Senin, 20 April 2026 - 18:12 WIB

Lapas Kelas IIA Jambi Beri Hak Integrasi kepada Dua Warga Binaan, Wujud Nyata Sistem Pembinaan

Berita Terbaru

MENTERI PRAS SAAT MENGUMUMKAN PERGANTIAN KEPALA BADAN GIZI NASIONAL TERBARU.

Breaking News

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Naniek Deyang

Selasa, 2 Jun 2026 - 21:48 WIB